Thank you for submitting your feedback!

Your feedback is very important to us.
Someone should respond to you within 24 hours of receipt of your feedback.

Berita

MoU Universitas Prasetiya Mulya dengan PT ATW Sejahtera

Juni, 2017

 

MoU Universitas Prasetiya Mulya dengan PT ATW Sejahtera

 

BSD – 8 Juni 2017. Universitas Prasetiya Mulya melalui Prodi S1 Entrepreneurial Energy Engineering secara resmi bekerjasama dengan PT. ATW Sejahtera. Kerjasama tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama yang dilangsungkan pada Kamis, 8 Juni 2017 di Kampus BSD.

Acara penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) ini dihadiri oleh Prof. Dr. Yudi Samyudia selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. Janson Naiborhu selaku Dekan School Of Applied STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics), Ibu Lina Jaya Diguna selaku Ketua Program Studi S1 Entrepreneurial Energy Engineering dan para Faculty Member STEM sebagai wakil dari Universitas Prasetiya Mulya. Dari PT. ATW Sejahtera dihadiri oleh Ibu Caroline T. Weno selaku Founder PT. ATW Sejahtera, Bapak Paulus Adi Wahono selaku Direktur Utama PT. ATW Sejahtera dan para staf PT. ATW Sejahtera. Turut hadir Bapak Victor Samuel dari REC Solar Group.

 

PT. ATW Sejahtera merupakan perusahaan yang bergerak di bidang renewable energy. Hal ini sejalan dengan konsep pembelajaran yang ditawarkan S1 Entrepreneurial Energy Engineering Universitas Prasetiya Mulya. Program studi ini menjawab isu global seperti global warming dan kurangnya cadangan sumber daya energi dengan mempelajari renewable energy (bioenergy, geothermal power, solar energy, hydro and wind power, serta energy conversation).

Bapak Paulus memaparkan, “PT ATW Sejahtera melihat bahwa renewable energy adalah konsep multi disiplin. Sebagai engineering kita mengkombinasikan electrical, mechanical, civil, dan architect. Kita juga memposisikan diri sebagai designer, sebagai seorang planner untuk mengintegrasikan berbagai macam komponen menjadi satu kesatuan yang solid, high quality dan safety.”

 

Ia melanjutkan bahwa, “Kita juga harus mempersiapkan diri sebagai seorang ekonom, yang melihat dan mengkalkulasikan perhitungan energi untuk dikonversi kedalam perhitungan keekonomisan, jadi tidak hanya engineering tetapi juga ekonomi yang kita juga harus sampaikan kepada klien. Selain itu kita juga memposisikan diri sebagai marketing bagaimana kita bisa memberikan image yang positif terkait dengan konsep sustainability energy yaitu konsep ramah lingkungan. Tidak hanya satu komponen tapi satu kesatuan, suatu package,” paparnya.

Ruang lingkup kerjasama ini meliputi; pengembangan pendidikan dan pengetahuan di bidang renewable energy engineering, pengembangan sumber daya manusia termasuk pelaksanaan magang atau internship untuk mahasiswa, kerjasama penyediaan sarana dan prasarana penunjang pendidikan, dan program beasiswa bagi mahasiswa dan mahasiswi S1 Entrepreneurial Energy Engineering Universitas Prasetiya Mulya.

Prof. Yudi menjelaskan, “Ini adalah kerjasama yang baik, awalnya dengan REC Solar Group kemudian PT. ATW Sejahtera membantu kita sehingga solar panel demo berada di kampus Prasetiya Mulya. Misi kita yaitu menghasilkan usahawan tetapi berbasis sains terapan dan teknologi. Oleh karena itu, sistem pembelajaran kita berbasis kolaboratif dan dual. Artinya universitas harus berjalan beriringan dengan dunia usaha dan juga mahasiswa harus terjun langsung ke persoalan-persoalan yang real dari dunia usaha.” (*DDN)

 

Program S1 Energy Engineering Universitas Prasetiya Mulya

Penggunaan energi berbahan bakar fosil yang berlebihan menyebabkan perubahan iklim dunia. Permasalahan lingkungan tersebut membutuhkan energi terbarukan yang merupakan energi yang dapat diperoleh ulang dan ramah lingkungan seperti biomasa, panas bumi, tenaga matahari, tenaga air dan tenaga angin. Indonesia memiliki beragam potensi energi terbarukan yang harus dikembangkan.

Pemanfaatan energi terbarukan disertai penghematan energi akan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Mengurangi pembakaran bahan bakar fosil berarti juga mengurangi emisi karbon dioksida dan memperkecil perubahan iklim. Program S1 Energy Engineering Prasetiya Mulya yang akan dimulai pada tahun 2017 memberikan jawaban atas permasalahan energi dan lingkungan dengan mempelajari berbagai teknik energi biomasa, panas bumi, tenaga matahari, tenaga air dan tenaga angin dengan melakukan simulasi, desain reaktor dan pembuatan prototipe.

 
Comments

Captcha