[PRESTASI] JUARA 1 PETROLIDA 2021 BUSINESS CASE COMPETITION – INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS)

Universitas Prasetiya Mulya > Uncategorized @id > [PRESTASI] JUARA 1 PETROLIDA 2021 BUSINESS CASE COMPETITION – INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS)
Mahasiswa/i S1 Universitas Prasetiya Mulya

BERHASIL MERAIH JUARA 1 DALAM PETROLIDA 2021 BUSINESS CASE COMPETITION TINGKAT INTERNASIONAL

Petrolida Business Case Competition 2021 merupakan kompetisi tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Kelompok menyelesaikan kasus di banking industry di satu bank dengan nama samaran ‘BCC Bank’ selama masa pandemi Covid-19. Kasus-kasus tersebut yaitu increase in past due and non-performing loans, pressure on liquidity, depressed loan growth, declining net interest margin (NIM) and income fee, capital assessment and risk management, and lastly struggles to allocate budget fit to uncertain future untuk babak semifinal. Sedangkan, untuk final, kelompok menyesuaikan strategi yang telah kelompok buat sesuai dengan case baru yaitu Cicil.co.id yang akan mengakuisisi BCC Bank.
Pada kesempatan ini, Tim Kaizen yang dibimbing oleh Bapak Ari Ardianto, Ibu Evita Kusumawati, dan Ibu Erica Lukas, berhasil meraih juara 1 dengan mengalahkan Universitas Indonesia di posisi 2 dan UCSI University Malaysia di posisi 3. Mahasiswa – Mahasiswi yang bergabung dalam Tim Kaizen adalah:
  1. Kirine Floria Budianto – Branding 2018
  2. Verren – Finance and Banking 2018
  3. Fernando Natanael – Renewable Energy Engineering 2018
Pembelajaran yang kelompok dapatkan adalah menganalisis masalah yang terjadi di industri perbankan serta cara yang tepat sesuai dengan regulasi OJK dan BI untuk menerapkan berbagai strategi dalam menanggulangi permasalahan yang dihadapi di financial industry khususnya perbankan. Kelompok dituntut untuk kritis, kreatif, namun tetap feasible dalam menjabarkan analisis masalah dan solusi yang ada. Kelompok juga tertantang untuk menghitung profit, cost of fund, hingga ROI untuk semua solusi yang telah kelompok buat. Secara tidak langsung, melalui kompetisi ini juga kelompok meningkatkan soft skill yaitu skill dalam presentasi dan berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris.
Butuh Bantuan? Chat kami