PRASETIYA MULYA PUBLISHING

Daripada itu, bagaimana dengan ini

Prasetiya Mulya Publishing > Category Pojok Bahasa > Daripada itu, bagaimana dengan ini

Perkembangan ilmu pengetahuan dan dinamika penutur bahasa di dunia kerap melahirkan kata-kata baru. Di bidang ilmu pengetahuan, khususnya, kelahiran kata-kata baru ini dekat dengan istilah yang digunakan di masing-masing ranah pengetahuan. Sering kali, istilah tersebut berasal dari bahasa asing, seperti bahasa Inggris. Agar tidak salah merujuk konsep yang dimaksud, kita pun memilih meminjam istilah asing tersebut. Tidak masalah jika dalam bahasa Indonesia padanan kata tersebut memang belum ada. Dalam praktiknya, bahasa Indonesia pun ikut berkembang dan, terkadang, mengejutkan penuturnya karena ternyata bahasa pemersatu bangsa kita ini sudah memiliki padanan untuk istilah asing tersebut. Nah, coba simak beberapa padanan kata asing di dalam bahasa Indonesia.

Ambiguity Ketaksaan

Basement Ruang bawah tanah (rubanah)

Bed rest Tirah baring

Blogger Narablog

Brand Jenama

Browser Peramban

Buzzer Pendengung

Catcalling Pelucahan

Click bait Umpan klik

Crowdsourcing Urun daya

Disclaimer Penafian

Do’s and don’t’s Anjuran dan larangan

Drive thru Layanan tanpa turun (lantatur)

E-commerce Niaga-el

Headset Perangkat jemala

Infinity Ananta

In-house training Pelatihan griyaan

Laundry Penatu

Link Tautan

Magnum opus Mahakarya

Mute Senyap

Native speaker Penutur jati

Newsletter Nawala

Outbond Mancakrida

Scroll Gulir

Slide Salindia

Sneak peek Intipan

Subtitle Takarir

Talk show Gelar wicara

Thread Utas

Timeline Lini masa

Workshop Lokakarya

Jadi, bagaimana? Daripada menggunakan istilah asing yang ternyata sudah ada padanannya, bagaimana jika mulai membiasakan mempertuan bahasa kita di rumahnya sendiri? Tentu saja daftar di atas baru sebagian kata padanan untuk istilah asing yang sering kita gunakan. Nantikan padanan istilah asing dalam bahasa Indonesia yang lainnya, ya!

Leave a Reply