Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Dr. Hassan Wirajuda, Terima Anugerah Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Universitas Prasetiya Mulya > News > Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Dr. Hassan Wirajuda, Terima Anugerah Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan Bintang Mahaputera Adipurna kepada sejumlah tokoh dalam berbagai bidang yang dinilai berjasa besar termasuk di bidang diplomasi internasional. Penganugerahan tanda kehormatan negara tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).

Dalam kesempatan ini, sebanyak 141 tokoh dari berbagai kalangan menerima penghargaan, termasuk empat tokoh yang dinilai berjasa dalam diplomasi luar negeri. Mereka adalah Dr. Hassan Wirajuda (Menteri Luar Negeri RI periode 2001–2009), Marty Natalegawa (Menteri Luar Negeri RI periode 2009–2014), Retno Lestari Priansari Marsudi (Menteri Luar Negeri RI periode 2014–2024), dan Dino Patti Djalal (Wakil Menteri Luar Negeri RI 2014).

Di antara para penerima penghargaan tersebut, Dr. Hassan Wirajuda yang saat ini menjabat sebagai Rektor Universitas Prasetiya Mulya, dianugerahi Bintang Mahaputera Adipurna, tanda kehormatan tertinggi setelah Bintang Republik Indonesia.

Penghargaan ini diberikan atas kontribusi luar biasa beliau dalam bidang politik luar negeri, khususnya melalui diplomasi bebas aktif yang diwujudkan dalam pembentukan Bali Democracy Forum. Forum ini menjadi wadah dialog demokrasi yang melibatkan 106 negara di dunia. Beliau juga menjadi arsitek pembentukan ASEAN Community, ASEAN Human Rights Commission dan East Asia Summit.

Anugerah ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Universitas Prasetiya Mulya, sekaligus menginspirasi sivitas akademika untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa. Dedikasi Dr. Hassan Wirajuda dalam diplomasi dan pendidikan menunjukkan komitmen beliau dalam mengembangkan kepemimpinan global yang berakar pada nilai-nilai kebangsaan. Sebelumnya, beliau dianugerahi Bintang Mahaputera Adipradana (2012), Grand Cross Sikatuna Order dari Presiden Filipina (2008) atas keberhasilan menjadi mediator pada konflik bersenjata di Filipina Selatan, serta ⁠The Grand Cordon of the Order of the Rising Sun dari Kaisar Jepang (2023).

Universitas Prasetiya Mulya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas penghargaan ini, seraya berharap prestasi dan pengabdian beliau dapat menjadi teladan bagi generasi penerus Indonesia.