Kolaborasi Tanpa Batas: Prasmul Perluas Akses Belajar Global bagi Mahasiswa STEM

Universitas Prasetiya Mulya > Liputan Media > Kolaborasi Tanpa Batas: Prasmul Perluas Akses Belajar Global bagi Mahasiswa STEM

Universitas masa kini tidak lagi dapat berdiri sendiri jika ingin mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan global. Menjalin kerja sama dengan universitas internasional merupakan langkah strategis untuk memperkuat jaringan akademik, penelitian, sekaligus membuka akses pada keahlian dan perspektif baru. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja global, tetapi juga membekali mereka dengan pemahaman lintas budaya yang semakin penting di era keterhubungan dunia.

Kemajuan teknologi memungkinkan mahasiswa merasakan pengalaman belajar di kampus luar negeri tanpa harus meninggalkan tanah air. Melalui platform digital, proses perkuliahan, diskusi, hingga kolaborasi riset dapat dilakukan secara daring dengan kualitas setara pembelajaran tatap muka.

Hal ini diwujudkan Universitas Prasetiya Mulya melalui pengiriman lima mahasiswa terbaik School of STEM untuk mengikuti perkuliahan daring selama satu semester di Woosong University, Korea Selatan, melalui IDegree Program—sebuah inisiatif pertukaran kredit berbasis daring bagi mahasiswa sarjana.

I Gede Hadrian Astrawinata, mahasiswa Digital Business Technology angkatan 2024 yang mengambil kelas User Experience bersyukur diberikan kesempatan untuk mempelajari teknologi dan pengembangan web dari sisi user experience melalui kerja sama Prasmul dengan Woosong University.

“Alasan saya memilih program studi Digital Business Technology di Prasmul adalah untuk mengasah sisi bisnis saya. Saya tidak hanya ingin menjadi lulusan yang siap bekerja, tetapi juga menciptakan lapangan kerja. Setelah lulus, target saya adalah menjadi technopreneur di ranah Web3 dan blockchain,” ujarnya, dikutip Rabu, 8 Oktober.

Sementara itu, Bernardus Patrick, mahasiswa AI & Robotics angkatan 2022 yang mengikuti kelas Leadership, menambahkan, bukan hanya soal keilmuan, kemampuan soft skill di masa kini juga menjadi penilaian penting di dunia kerja, khususnya kepemimpinan.

“Karena itu, saya ingin lebih banyak belajar bagaimana melakukan pendekatan dan memahami sudut pandang orang lain dengan lebih baik,” tutur Bernardus.

Faizah Sari, Ph.D., Manajer Kerja Sama Universitas Prasetiya Mulya, menegaskan, IDegree Program dengan Woosong University merupakan wujud komitmen Prasetiya Mulya untuk memperluas eksposur global mahasiswa, memberikan pengalaman lintas budaya, serta meningkatkan kompetensi dan daya saing internasional mereka.

“Karena itu, peserta yang kami pilih adalah mahasiswa dengan kemampuan akademik terbaik di bidangnya. Penguasaan bahasa Inggris juga menjadi syarat utama, karena seluruh program dilaksanakan dalam bahasa Inggris,” jelas dia.

Melalui langkah-langkah kolaborasi internasional seperti ini, Universitas Prasetiya Mulya tidak hanya membekali mahasiswa dengan ilmu dan keterampilan mutakhir, tetapi juga membuka cakrawala mereka terhadap tantangan dan peluang global. Dengan semangat Excellence Meets Purpose, Prasmul menegaskan perannya sebagai universitas yang melahirkan generasi unggul, berdaya saing internasional, sekaligus berkomitmen memberi dampak nyata bagi masyarakat dan dunia.

Sumber: https://voi.id/amp/522026/kolaborasi-tanpa-batas-prasmul-perluas-akses-belajar-global-bagi-mahasiswa-stem