Pemerintah Kabupaten Tangerang menggandeng Universitas Prasetiya Mulya sebagai mitra penyelenggara Program Beasiswa Tangerang Gemilang untuk menyiapkan talenta muda di bidang kecerdasan buatan, robotika, dan desain produk. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Auditorium Harry-Jusuf, Universitas Prasetiya Mulya.
Pemilihan Universitas Prasetiya Mulya didasarkan pada rekam jejaknya dalam menghasilkan lulusan yang kompetitif. Data lulusan tahun 2025 menunjukkan 28 persen lulusan membangun usaha sendiri, baik berbasis STEM maupun bisnis tradisional.
Sebanyak 40 persen bekerja di perusahaan nasional dan multinasional, 5 persen melanjutkan studi, sementara 27 persen lainnya menjalani program magang atau proses rekrutmen. Capaian tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memilih mitra yang dinilai mampu menyiapkan sumber daya manusia sesuai kebutuhan industri.
Bupati Tangerang, Mochammad Maesyal Rasyid, mengatakan pemerintah daerah ingin memastikan investasi di bidang pendidikan menghasilkan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
“Kami memilih Universitas Prasetiya Mulya karena hasilnya nyata. Lulusannya membangun usaha, berkarier di perusahaan nasional maupun multinasional, dan memiliki daya saing yang dibutuhkan industri. Beasiswa ini adalah investasi untuk melahirkan generasi yang mampu menciptakan solusi, bukan sekadar mencari pekerjaan.”
Program Beasiswa Tangerang Gemilang membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Kabupaten Tangerang untuk menempuh pendidikan tinggi dengan dukungan pembiayaan penuh. Selain memperoleh akses pendidikan, para penerima juga akan dibekali pengalaman belajar yang dekat dengan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan teknologi.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Hassan Wirajuda, dilanjutkan pemaparan Program Beasiswa Tangerang Gemilang oleh Bupati Tangerang, Mochammad Maesyal Rasyid. Penandatanganan PKS dilakukan oleh Co-Provost II Universitas Prasetiya Mulya, Stevanus Wisnu Wijaya, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja.
Sebagai penanda dimulainya program, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyerahkan surat penerima beasiswa kepada 15 siswa terpilih. Mereka akan menempuh pendidikan di School of STEM Universitas Prasetiya Mulya pada Program Studi Artificial Intelligence and Robotics (AIR) dan Product Design Innovation (PDI).
Kedua program tersebut menggabungkan pembelajaran berbasis proyek dengan kolaborasi industri. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teknologi di ruang kelas, tetapi juga mengembangkan solusi untuk menjawab tantangan yang dihadapi dunia usaha dan masyarakat.
Dekan School of STEM Universitas Prasetiya Mulya, Permata Nur, mengatakan teknologi harus memberi manfaat yang nyata.
“AI bukan tujuan akhir. Tujuan kami adalah melahirkan lulusan yang mampu menggunakan teknologi untuk menyelesaikan persoalan nyata di industri dan masyarakat. Karena itu mahasiswa belajar melalui proyek, berkolaborasi dengan industri, dan dibiasakan membangun solusi sejak awal perkuliahan.”
Harapan yang sama disampaikan salah satu penerima Beasiswa Tangerang Gemilang, Afrilia Majesty dari SMAN 28 Tangerang, yang akan menempuh studi pada Program Studi Product Design Innovation (PDI). Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi langkah awal untuk mewujudkan cita-citanya berkarya melalui inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
“Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Universitas Prasetiya Mulya yang telah memberikan saya beasiswa ini. Melalui kesempatan belajar ini, saya berharap dapat mewujudkan cita-cita untuk menciptakan produk yang inovatif, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat Tangerang.”
Para penerima beasiswa kemudian membacakan komitmen sebagai bentuk kesiapan menjalankan amanah, yang dilanjutkan dengan penandatanganan surat komitmen oleh orang tua masing-masing.
Program Beasiswa Tangerang Gemilang diharapkan menjadi investasi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menyiapkan talenta teknologi yang mampu memperkuat daya saing daerah. Melalui kolaborasi dengan Universitas Prasetiya Mulya, program ini tidak hanya memperluas akses pendidikan tinggi, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang siap berinovasi, berwirausaha, dan berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.