Dr. Karlina Supelli: Filsafat Ilmu Jadi Fondasi Riset Doktoral yang Berkualitas dan Berdampak

Universitas Prasetiya Mulya > News > Dr. Karlina Supelli: Filsafat Ilmu Jadi Fondasi Riset Doktoral yang Berkualitas dan Berdampak

Bagaimana sebuah penelitian doktoral dapat melahirkan kebaruan (novelty) yang memberi kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan? Pertanyaan itulah yang menjadi pembahasan utama dalam Guest Lecture Program Doktor Universitas Prasetiya Mulya yang menghadirkan Ketua Program Doktor Ilmu Filsafat STF Driyarkara, Dr. Karlina Supelli.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Mata Kuliah Filsafat Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan Semester 1 ini diikuti oleh mahasiswa Program Doktor (S3) dan para dosen di Kampus Prasetiya Mulya Cilandak. Selama sesi berlangsung, peserta diajak memahami bahwa penelitian yang kuat tidak hanya bergantung pada metodologi, tetapi juga berawal dari kemampuan merumuskan persoalan secara kritis sebelum menentukan pendekatan penelitian.

Suasana kelas berlangsung dinamis sejak awal perkuliahan. Dialog dua arah terbangun melalui beragam pertanyaan yang menghubungkan filsafat ilmu dengan praktik manajemen, bisnis, hingga persoalan yang dihadapi peserta dalam kehidupan sehari-hari maupun pengalaman profesional. Diskusi berkembang secara alami, memperlihatkan bagaimana refleksi filosofis dapat menjadi titik awal lahirnya topik penelitian yang relevan dan berdampak.

Menurut Ketua Program Studi Program Doktor Universitas Prasetiya Mulya, Dr. Yane Chandra, menghadirkan akademisi dari berbagai disiplin ilmu merupakan bagian dari strategi pembelajaran yang diterapkan Program Doktor untuk memperkaya perspektif mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa memperoleh sudut pandang yang lebih luas dalam menyusun disertasi. Kehadiran Ibu Karlina diharapkan dapat mempertajam cara berpikir kritis mahasiswa sehingga penelitian yang dihasilkan tidak hanya kuat secara metodologis, tetapi juga menghadirkan kebaruan dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Dr. Yane Chandra.

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui pembelajaran yang mendorong mahasiswa menguji gagasan, berdialog lintas perspektif, dan mengembangkan pertanyaan penelitian yang tajam sebelum menentukan metode yang digunakan.

Menanggapi antusiasme peserta, Dr. Karlina Supelli menjelaskan bahwa filsafat ilmu membantu peneliti membangun dasar berpikir sebelum memasuki proses penelitian yang lebih teknis.

“Seorang peneliti perlu berani mempertanyakan asumsi-asumsi yang digunakan agar penelitian memiliki dasar berpikir yang lebih kuat,” ujar Dr. Karlina Supelli.

Ia menambahkan, banyak persoalan penelitian justru lahir dari pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dari situlah filsafat membantu peneliti melihat persoalan secara lebih jernih sebelum menentukan pendekatan maupun metode penelitian.

“Banyak pertanyaan peserta berangkat dari persoalan yang mereka jumpai dalam kehidupan sehari-hari maupun bidang keilmuannya, terutama manajemen. Dari situlah filsafat membantu mengidentifikasi apa sebenarnya masalah yang ingin diteliti, bagaimana memahaminya secara lebih mendalam, sekaligus memilih pendekatan dan metode penelitian yang paling tepat,” jelasnya.

Bagi para peserta, pendekatan tersebut memberikan perspektif baru dalam memandang proses penelitian. Wahyu, mahasiswa Program Doktor Batch 7, mengaku sesi ini mengubah pandangannya terhadap filsafat ilmu yang selama ini dianggap abstrak.

“Selama ini filsafat terasa abstrak. Setelah mengikuti kelas ini, saya memahami bahwa filsafat memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan penelitian, khususnya di bidang manajemen dan bisnis. Cara Bu Karlina menjelaskan materi membuat diskusi terasa hidup dan mudah dipahami,” ungkap Wahyu.

Melalui berbagai forum akademik yang menghadirkan pakar nasional maupun internasional, Program Doktor Universitas Prasetiya Mulya terus memperkuat budaya riset yang kritis, kolaboratif, dan relevan. Upaya ini diarahkan untuk mendorong lahirnya penelitian doktoral yang tidak hanya menghadirkan kebaruan (novelty), tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan, praktik manajemen dan bisnis, serta masyarakat.