Materi selanjutnya disampaikan oleh Prof. Dr. Muhammad Yuwono, guru besar dan reviewer nasional pengabdian kepada masyarakat DPPM. Ia mengulas strategi penyusunan proposal pengabdian kepada masyarakat, khususnya skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM). Prof. Yuwono menegaskan bahwa esensi PKM terletak pada pemberdayaan mitra melalui penerapan ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi yang relevan dengan kompetensi pengusul.
Dalam penjelasannya, pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berfokus pada pemberian pelatihan atau bantuan alat, tetapi harus mampu menghadirkan solusi yang komprehensif, bermakna, dan berkelanjutan. Permasalahan mitra idealnya mencakup lebih dari satu aspek, seperti produksi, manajemen, dan pemasaran, dengan luaran yang terukur. Ia juga mengingatkan pentingnya kesesuaian rencana anggaran biaya, khususnya ketentuan bahwa sebagian besar dana dialokasikan untuk teknologi atau sarana yang secara langsung diserahkan kepada mitra.
Kegiatan Coaching Clinic ini dilengkapi dengan sesi tanya jawab dan pembahasan proposal, yang memberi ruang bagi peserta untuk mengklarifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam penyusunan proposal. Melalui kegiatan ini, LPPM Universitas Prasetiya Mulya berharap dosen semakin siap mengajukan proposal yang berkualitas, kompetitif, dan berpeluang besar lolos pendanaan pada tahun mendatang.