LPPM Awards 2026 Apresiasi Riset dan PKM Dosen UPM

Universitas Prasetiya Mulya > News > LPPM Awards 2026 Apresiasi Riset dan PKM Dosen UPM

Direktorat Riset, Publikasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPPM) Universitas Prasetiya Mulya memberikan apresiasi kepada para dosen dengan capaian penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terbaik melalui penyelenggaraan LPPM Awards 2026, yang berlangsung pada Jumat, 13 Maret 2026 di Lounge Lantai 8 Kampus BSD. Penghargaan ini diberikan berdasarkan kinerja akademik sepanjang tahun 2025, mencakup sitasi publikasi ilmiah, perolehan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, hingga kontribusi dalam kolaborasi riset dan produktivitas pengajuan proposal.

Sambutan dari Rektor dan Co-Provost 2 (ki-ka): Bapak Hasssan dan Bapak Wisnu

Acara dibuka oleh Rektor Bapak N. Hassan Wirajuda, S.H., MALD. dan Co-Provost 2 Bapak Stevanus Wisnu, Wijaya, Ph.D. yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan budaya riset sebagai fondasi utama dalam pengembangan kualitas akademik. Penelitian tidak hanya diposisikan sebagai luaran akademik semata, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk menjawab kebutuhan industri dan masyarakat secara lebih luas.

Moderator dan narasumber sesi penelitian (ki-ka): Bapak Permata – Bapak Elliot – Bapak Ridha

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel bidang penelitian yang dimoderatori oleh Bapak Ridha Aditya Nugraha, S.H., LL.M. Sesi ini menghadirkan pemaparan mengenai capaian riset sekaligus strategi pengembangannya ke depan.

Salah satu materi yang disampaikan mengangkat tema Grand Design Riset Penguatan Ekosistem Semikonduktor” oleh Bapak Permata Nur Miftahur Rizki, Ph.D. yang membahas arah pengembangan riset semikonduktor di Indonesia, termasuk penguatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan teknologi chip, serta pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan industri dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan.

Setelahnya, Prof. Elliot Simangunsong, M.M., Ph.D., menyampaikan materi Research Journey: Menavigasi Jalan Menuju Keunggulan Riset”, yang menyoroti pentingnya perencanaan jangka panjang dalam penelitian melalui penyusunan roadmap riset. Materi ini juga membahas perjalanan pengembangan topik penelitian, strategi menghasilkan publikasi berkualitas, serta tantangan yang dihadapi peneliti dalam menjaga konsistensi dan relevansi riset di tengah dinamika akademik.

Diskusi dalam sesi ini menegaskan bahwa keberhasilan penelitian tidak hanya ditentukan oleh luaran publikasi, tetapi juga oleh proses perencanaan yang matang, kolaborasi yang kuat, serta kemampuan peneliti dalam merespons perkembangan isu global.

Sebagai bagian dari apresiasi terhadap capaian di bidang riset, panitia kemudian mengumumkan para penerima penghargaan untuk kategori penelitian.

Penerima LPPM Awards 2026 – Bidang Penelitian

  • Sitasi terbanyak selama 2025: Prof. Arief Rijanto
  • Nominal hibah penelitian terbanyak selama 2025 (sebagai ketua): Dr. Dian Kusumaningrum
  • Jumlah hibah penelitian terbanyak selama 2025 (sebagai ketua): Dr. Muhammad Setiawan Kusmulyono
  • Publikasi jurnal penelitian terbanyak selama 2025 (penulis pertama): Dr. Prita Prasetya
  • Kolaborasi penelitian terbanyak selama 2025 (sebagai ketua): Dr. Prita Prasetya

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel bidang pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dimoderatori oleh Ibu Kartika Paramita, S.H., LL.M. Sesi ini menghadirkan pemaparan mengenai praktik dan capaian kegiatan pengabdian yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.

Salah satu materi yang disampaikan berjudul “Pengabdian kepada Masyarakat sebagai Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi” oleh Dr. Prita Prasetya, yang menekankan peran strategis kegiatan PkM sebagai bentuk nyata kontribusi akademisi kepada masyarakat. Dalam pemaparannya, dijelaskan berbagai bentuk kegiatan pengabdian, mulai dari pendampingan UMKM, pengembangan desa wisata, hingga kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Pendekatan yang digunakan menitikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat serta kolaborasi lintas pihak untuk memastikan keberlanjutan program.

Materi lainnya disampaikan oleh Ibu Maria Zefanya Sampe, M. Si. M.M., melalui presentasi berjudul From Campus to Community: Turning Knowledge into Action, yang mengangkat pentingnya menjembatani hasil riset dan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata di masyarakat. Pemaparan ini menyoroti bagaimana ide dan temuan di lingkungan kampus dapat diterjemahkan menjadi program pengabdian yang aplikatif, relevan, serta memberikan dampak langsung bagi mitra.

Kedua pemaparan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berfokus pada penyelesaian permasalahan jangka pendek, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian mitra secara berkelanjutan. Melalui pendekatan yang terstruktur, kegiatan PkM diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas dan terukur.

Duet MC Yahya dan Felicia menyapa partisipan

Sebagai lanjutan dari rangkaian kegiatan, panitia kemudian mengumumkan para penerima penghargaan untuk kategori pengabdian kepada masyarakat.

Penerima LPPM Awards 2026 – Bidang Pengabdian kepada Masyarakat

  • Nominal hibah PkM terbanyak selama 2025 (sebagai ketua): Anastasia Ary Noviyanti, M.Sc.
  • Jumlah hibah PkM terbanyak selama 2025 (sebagai ketua dan anggota): Maria Zefanya Sampe, M.Si., M.M.
  • Publikasi jurnal PkM terbanyak selama 2025 (penulis pertama): Dr. Safriyana
  • Luaran community development terbanyak selama 2025 (sebagai DPL): Dr. Safriyana

Selain kedua bidang tersebut, LPPM juga memberikan penghargaan untuk kategori produktivitas proposal sebagai bentuk apresiasi terhadap konsistensi dosen dalam mengembangkan kegiatan akademik.

Bidang Produktivitas Proposal

  • Proposal penelitian dan PkM terbanyak selama 2025 (sebagai ketua): Prof. Elliot Simangunsong

Melalui penyelenggaraan LPPM Awards, Universitas Prasetiya Mulya berharap apresiasi ini dapat menjadi motivasi bagi para dosen untuk terus meningkatkan produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan semakin berkembangnya budaya riset yang kolaboratif dan berdampak, kegiatan akademik di lingkungan universitas diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat dan dunia industri.