Universitas Prasetiya Mulya dan Universitas Diponegoro Teken MoU Perkuat Tri Dharma dan Pengembangan SDM

Universitas Prasetiya Mulya > News > Universitas Prasetiya Mulya dan Universitas Diponegoro Teken MoU Perkuat Tri Dharma dan Pengembangan SDM

Universitas Prasetiya Mulya dan Universitas Diponegoro secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Penandatanganan MoU ini dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026, di Semarang, dan dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Prasetiya Mulya Dr. Hassan Wirajuda dan Rektor Universitas Diponegoro Prof. Suharnomo. Momentum ini menandai komitmen bersama kedua pimpinan universitas dalam membangun kolaborasi pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan relevan dengan tantangan nasional maupun global.

Melalui kerja sama ini, Universitas Prasetiya Mulya dan Universitas Diponegoro sepakat untuk memperluas sinergi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup kolaborasi mencakup pengembangan kurikulum, riset kolaboratif, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia yang berorientasi pada kebutuhan industri dan pembangunan berkelanjutan.

Acara penandatanganan MoU dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua universitas. Dari Universitas Diponegoro, hadir Rektor Prof. Suharnomo, Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Wijayanto, Ph.D., Direktur Inovasi dan Kerja Sama Dian Wahyu Harjanti, Ph.D., Wakil Direktur Kemitraan dan Konektivitas Global Pulung Widhi Hari Hananto, M.H., LL.M., serta Wakil Direktur Inovasi dan Kerja Sama Dr. I Made Bayu Dirgantara.

Sementara itu, Universitas Prasetiya Mulya diwakili oleh Rektor Dr. Hassan Wirajuda, Direktur Operasional Akademik Dr. Agus Salim; serta Wakil Direktur Bidang Pendidikan dan Kualitas Pembelajaran Dr. Muhammad Setiawan Kusmulyono

Dalam pernyataannya, Rektor Universitas Diponegoro Prof. Suharnomo, menyampaikan bahwa “Kolaborasi adalah kunci dalam pengembangan pendidikan tinggi. Selain membuka kerja sama internasional, kemitraan dengan universitas lokal juga perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan nasional yang berkelanjutan,” ujarnya.

Rektor Universitas Prasetiya Mulya Dr. Hassan Wirajuda pun menegaskan bahwa MoU ini menjadi fondasi bagi kolaborasi jangka panjang yang berorientasi pada dampak nyata.

Sebagai universitas yang terus berkembang, kami merasa bangga dapat menjalin kerja sama dengan universitas bereputasi seperti Universitas Diponegoro. Selama ini, kolaborasi pendidikan kerap bersifat satu arah. Ke depan, kami mendorong penguatan kerja sama dua arah yang lebih setara, sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di dalam negeri. Ini tentunya menjadi langkah strategis untuk mengurangi risiko ekspor mahasiswa ke luar negeri, yang pada akhirnya justru mengalirkan devisa Indonesia ke negara lain.,” jelasnya.

Melalui penandatanganan MoU ini, kedua universitas optimistis dapat menghadirkan kerja sama yang tidak hanya memperkuat kapasitas institusi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam membentuk ekosistem pendidikan tinggi Indonesia yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.