Sesi pertama membahas tata kelola pelaksanaan hibah penelitian, mulai dari tahapan kegiatan, jadwal pelaporan kemajuan, monitoring dan evaluasi, hingga kewajiban luaran yang harus dipenuhi oleh masing-masing tim peneliti. Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai mekanisme pelaporan melalui platform BIMA serta berbagai ketentuan yang perlu diperhatikan agar pelaksanaan hibah berjalan sesuai pedoman yang berlaku.
Selain hibah penelitian, kegiatan ini juga memberikan pembekalan khusus bagi tim penerima Program PISN. Dalam sesi tersebut dijelaskan berbagai tahapan pelaksanaan program, target capaian, serta mekanisme pelaporan yang perlu dipenuhi selama masa kegiatan. Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan kolaborasi dan inovasi sosial yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di masyarakat.
Aspek administrasi dan keuangan juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan kick-off. Tim DRPPM memaparkan berbagai ketentuan terkait pengelolaan anggaran, penyusunan project budget, mekanisme pencairan dana, penggunaan uang muka kegiatan, hingga tata cara penyusunan laporan pertanggungjawaban. Penjelasan ini diharapkan dapat membantu para penerima pendanaan dalam mengelola hibah secara tertib, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, peserta juga berkesempatan memperoleh klarifikasi terkait berbagai aspek teknis pelaksanaan program, mulai dari perubahan jadwal kegiatan, pengelolaan anggaran, hingga strategi pemenuhan target luaran. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh penerima pendanaan memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan hibah.
Melalui kegiatan Kick-Off Hibah BIMA, DRPPM Universitas Prasetiya Mulya berharap seluruh penerima pendanaan dapat melaksanakan program secara optimal, menghasilkan luaran yang berkualitas, serta memperkuat kontribusi universitas dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk membangun pelaksanaan hibah yang lebih terencana, akuntabel, dan berdampak bagi berbagai pemangku kepentingan.