Kemampuan mengambil keputusan berbasis data menjadi salah satu kompetensi penting bagi pemimpin sekolah di tengah semakin kompleksnya tantangan dunia pendidikan. Perubahan karakter peserta didik, perkembangan teknologi, serta dinamika pengelolaan organisasi pendidikan menuntut para pemimpin untuk berpikir strategis, menganalisis akar persoalan, dan menghasilkan keputusan yang tepat serta berdampak.
Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Prasetiya Mulya menyelenggarakan pelatihan Rational Problem Solving bagi 34 pemimpin sekolah BPK PENABUR pada 22–23 Oktober 2026 di Penabur Learning Center (PLC), Gading Serpong. Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam menyusun strategi, mengidentifikasi akar permasalahan, mengambil keputusan berbasis data, serta memitigasi risiko dalam pengelolaan sekolah.
Pelatihan ini diikuti oleh kepala sekolah, guru utama, kepala biro, dan pemimpin unit pendidikan dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA. Selama dua hari, peserta mengikuti diskusi interaktif, studi kasus, serta praktik Fishbone Analysis, sebuah metode untuk mengidentifikasi dan memetakan hubungan sebab-akibat dari suatu persoalan sehingga solusi yang dirumuskan menjadi lebih terarah dan tepat sasaran.
Bagi Triana Nilasari, Kepala Sekolah SMPK 7 PENABUR, pelatihan tersebut memberikan perspektif baru dalam proses pengambilan keputusan di lingkungan sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Prasetiya Mulya atas penyelenggaraan pelatihan ini bagi para leader di BPK PENABUR. Melalui pelatihan Rational Problem Solving, kami semakin memahami bagaimana menyusun perencanaan yang lebih sistematis, mengembangkan strategic thinking untuk menemukan solusi terbaik, serta mengidentifikasi dan memitigasi berbagai risiko yang mungkin muncul. Bekal ini sangat relevan untuk diterapkan dalam kepemimpinan maupun pengelolaan sekolah sehari-hari,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Veronika Kristina Sinaga, Kepala Sekolah SDK PENABUR Bandar Lampung. Menurutnya, kemampuan menganalisis masalah secara sistematis menjadi bekal penting bagi setiap pemimpin sekolah dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang.
“Dalam menjalankan tugas sehari-hari, kami dihadapkan pada beragam tantangan yang membutuhkan keputusan yang tepat. Pelatihan ini mengajarkan kami mengidentifikasi akar permasalahan, menganalisis penyebabnya, menentukan solusi yang paling efektif, hingga menyusun langkah penyelesaian secara sistematis. Saya yakin pembekalan ini akan sangat bermanfaat untuk diterapkan di unit kerja masing-masing dan memberikan dampak positif bagi sekolah,” katanya.