Universitas Prasetiya Mulya melalui Program Studi S1 Akuntansi memperkuat komitmennya dalam mencetak talenta akuntansi berdaya saing global melalui pembaruan kerja sama strategis dengan ACCA (Association of Chartered Certified Accountants), organisasi profesi akuntansi internasional yang diakui di lebih dari 180 negara. Pembaruan MoU ini dilaksanakan di Kampus BSD Universitas Prasetiya Mulya pada 19 Mei 2026 sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat kualitas pendidikan akuntansi berbasis standar internasional serta menyiapkan lulusan yang kompetitif di tingkat global.
Kolaborasi antara Program Studi S1 Akuntansi Universitas Prasetiya Mulya dan ACCA telah berlangsung sejak tahun 2014. Selama lebih dari satu dekade, kerja sama ini menjadi bagian penting dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi mahasiswa, hingga perluasan akses terhadap sertifikasi profesional internasional yang relevan dengan kebutuhan industri global.
ACCA dikenal sebagai salah satu lembaga sertifikasi akuntansi profesional terbesar di dunia, dengan standar kurikulum internasional yang diakui oleh berbagai perusahaan multinasional. Melalui pembaruan MoU ini, Universitas Prasetiya Mulya kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan akuntansi yang adaptif terhadap dinamika industri, perkembangan teknologi, serta tuntutan profesi masa depan.
Acara pembaruan kerja sama ini turut dihadiri oleh perwakilan ACCA, yaitu Mr. Andrew Lim selaku Regional Leader in Maritime Southeast Asia of ACCA, Ibu Julia Simatupang selaku Country Manager and Chief Representative ACCA Indonesia, serta Bapak Ray Wiharto selaku Business Relationship Manager ACCA Indonesia.
Dari pihak Universitas Prasetiya Mulya, acara ini dihadiri oleh Fathony Rahman selaku Wakil Rektor, Nany Chandra Marsetio selaku Ketua Program Studi S1 Akuntansi, Siti Farhana selaku Sekretaris Program Studi, serta para faculty member Program Studi S1 Akuntansi Universitas Prasetiya Mulya.
Ketua Program Studi S1 Akuntansi Universitas Prasetiya Mulya, Nany Chandra Marsetio, menyampaikan bahwa pembaruan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kualitas pendidikan akuntansi Prasmul tetap relevan dengan standar global.
“MoU antara ACCA dan Prasetiya Mulya sudah berlangsung sejak 2014. Diharapkan dengan pembaruan MoU ini, Prasmul, khususnya Program Studi Akuntansi, akan semakin selaras dengan standar akuntansi internasional, dan lulusannya dapat memiliki sertifikasi internasional sehingga mampu bersaing di tengah kompetisi global,” ujar Nany.
Sementara itu, Country Manager and Chief Representative ACCA Indonesia, Julia Simatupang, menilai bahwa Universitas Prasetiya Mulya merupakan salah satu institusi pendidikan bisnis dengan kualitas lulusan yang telah terbukti.
“ACCA merupakan lembaga akuntansi internasional, dan Prasmul merupakan salah satu kampus dengan pendidikan bisnis terbaik. Kualitas lulusan Prasetiya Mulya dapat dikatakan sudah mapan dan teruji. Kerja sama ini tentunya semakin menambah nilai bagi lulusan Akuntansi Prasetiya Mulya,” ungkap Julia.
Melalui pembaruan kerja sama dengan ACCA, Program Studi S1 Akuntansi Universitas Prasetiya Mulya terus memperkuat posisinya sebagai program studi akuntansi yang berorientasi global, berbasis industri, dan relevan dengan perkembangan profesi masa depan. Dengan dukungan kurikulum berstandar internasional, koneksi industri yang kuat, serta peluang sertifikasi global, S1 Akuntansi Universitas Prasetiya Mulya berkomitmen mencetak talenta akuntansi unggul yang siap menghadapi tantangan dan kompetisi di era ekonomi global.