Perwakilan mahasiswa Program Doktor Manajemen dan Kewirausahaan, Bapak Rizky Fajriansyah, turut menyampaikan apresiasi kepada pihak program studi dan universitas atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya forum seperti ini sebagai ruang belajar bersama yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa doktoral, sehingga memberikan nilai tambah bagi proses akademik yang sedang dijalani.
Suasana workshop berlangsung interaktif, dengan peserta yang aktif berdiskusi dan mengaitkan materi dengan pengalaman riset masing-masing. Antusiasme ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap strategi pendanaan menjadi kebutuhan penting, khususnya bagi mahasiswa yang tengah mempersiapkan proposal disertasi.
Sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Florentina Kurniasari T. memaparkan berbagai strategi kunci untuk meningkatkan peluang lolos hibah kompetitif. Ia menjelaskan bahwa dalam praktiknya, pendanaan sering kali baru diterima setelah proses seleksi yang panjang, sementara peneliti tetap dituntut untuk menghasilkan luaran berupa draft publikasi pada akhir kegiatan. Oleh karena itu, sejak awal perencanaan, peneliti perlu memastikan bahwa target luaran dapat dicapai secara realistis.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya strategi publikasi dalam skema hibah, termasuk penentuan peran penulis dalam artikel ilmiah. Mahasiswa didorong untuk menjadi penulis utama (first author), sementara dosen pembimbing atau pengusul hibah berperan sebagai corresponding author dalam sistem pengajuan seperti BIMA. Skema ini tidak hanya memperkuat posisi akademik mahasiswa, tetapi juga memastikan keberlanjutan kolaborasi riset.
Dalam aspek substansi proposal, perhatian utama diberikan pada penyusunan roadmap penelitian. Roadmap perlu ditulis secara runtut dan komprehensif, mencerminkan kesinambungan penelitian dari tahap awal hingga pengembangan lanjutan dalam rentang waktu tiga hingga tujuh tahun. Keberadaan publikasi atau penelitian sebelumnya menjadi landasan penting untuk menunjukkan bahwa riset yang diajukan merupakan bagian dari agenda penelitian yang berkelanjutan, khususnya yang sejalan dengan bidang keahlian promotor.